Greenwashing Industri Fast Fashion: Komunikasi Keberlanjutan atau Ilusi Ramah Lingkungan?
Keywords:
Fast Fashion, Greenwashing, Public RelationsAbstract
Industri fast fashion menghadapi sorotan tajam terkait kontribusinya terhadap kerusakan lingkungan dan praktik greenwashing yang kian marak. Greenwashing adalah tindakan yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi dengan menampilkan citra seperti mendukung dan menerapkan praktik berkelanjutan, padahal kenyataannya masih diragukan dan menimbulkan kecurigaan. Beberapa brand seperti Uniqlo, ZARA, dan H&M berlomba meluncurkan kampanye keberlanjutan untuk membangun citra ramah lingkungan, namun persepsi terhadap green brand tidak hanya ditentukan oleh sikap negatif terhadap fast fashion maupun greenwashing, melainkan efektivitas kampanye dalam menyampaikan pesan keberlanjutan yang disertai tindakan nyata. Mengapa demikian?, karena, fast fashion sebagai produk revolusi industri, ternyata telah memberikan dampak yang besar terhadap perubahan iklim, polusi air, serta penyebab meningkatnya limbah tekstil. Peran public relations dalam membangun reputasi positif perusahaan sebagai green brand sangat penting, baik sebagai alat komunikasi strategis dalam membentuk persepsi publik, maupun dalam mengelola isu lingkungan melalui green marketing dan kampanye tanggung jawab sosial. Penelitian ini akan fokus dalam mengamati peran public relations dalam korporasi saat membangun reputasi produk agar dikenal sebagai green product.
Downloads
References
Alfina Dwi Juniarti, & Rojuaniah Rojuaniah. (2024). Pengaruh Luxury Brand Perception, Social Influence, Brand Personality Dan Country Of Origin Terhadap Purchase Intention Pada Perusahaan Fast Fashion di Indonesia. Manajemen Kreatif Jurnal, 2(1), 86–105. https://doi.org/10.55606/makreju.v2i1.2613
Anggraeni, D., & Balqiah. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Environmentally Conscious Consumer Behavior: Peran Mediasi Perceived Consumer Effectiveness. Jurnal Manajemen Dan Usahawan Indonesia, 44(1), 61–73. https://doi.org/10.7454/jmui.v43i1.1029
Asy’ari, M. F., & Amalia, Y. T. (2022). Sisi Gelap Multinational Corporation (MNC) Fast Fashion: Implikasi Terhadap Keamanan Lingkungan. Jurnal Multidisiplin West Science, 1(02), 164–180. https://doi.org/10.58812/jmws.v1i02.41
Bick, R., Halsey, E., & Ekenga, C. C. (2018). The global environmental injustice of fast fashion. Environmental Health: A Global Access Science Source, 17(1), 1–4. https://doi.org/10.1186/s12940-018-0433-7
Bladt, D., van Capelleveen, G., & Yazan, D. M. (2024). The influence of greenwashing practices on brand attitude: A multidimensional consumer analysis in Germany. Business Strategy and the Environment, 33(2), 597–625. https://doi.org/10.1002/bse.3496
Destiana Damara. (2022). THE EFFECT OF INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION ON PURCHASE INTENTION OF FAST FASHION IN INDONESIA. MSU (Management & Science University), 8.5.2017, 2003–2005.
Dihni, V. A. (2022). 10 Merek Fesyen Favorit Masyarakat Indonesia,. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/15/10-merek-fesyen-favorit-masyarakat-indonesia-siapa-juaranya
Hafström, J., & Shahin, A. (2020). CSR is more than PR-Consumer perception of digital sustainability communication from fast fashion brands. https://gupea.ub.gu.se/handle/2077/64943%0Ahttps://gupea.ub.gu.se/bitstream/handle/2077/64943/gupea_2077_64943_1.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Hoei, A., Avelia, J., Yosevina, C., & Sumarlin, A. W. (2022). Environmental Product and Ecolabelling Knowledge dalam Pembentukan Sikap Ramah Lingkungan. Kajian Branding Indonesia, 4(2), 150–177. https://doi.org/10.21632/kbi.4.2.150-177
Huiwen, D. (2015). CSR BRAND COMMUNICATION STRATEGY. Proceedings of the National Academy of Sciences, 3(1), 1–15. http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056%0Ahttps://academic.oup.com/bioinformatics/article-abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-pdf://semisupervised-3254828305/semisupervised.ppt%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10
Indriani. (2023). Etika Jurnalisme Pada Koran Kuning : Sebuah Studi Mengenai Koran Lampu Hijau. Etika Jurnalisme Pada Koran Kuning : Sebuah Studi Mengenai Koran Lampu Hijau, 16(2), 39–55.
Irene, R. (2020). This item is the archived peer-reviewed author-version of : The power of negative publicity on the fast fashion industry Reference : Irene Roozen Faculty of Economics and Business Department of Marketing University of Antwerp Faculty of Arts Department of. 4, 380–396.
Netty Lisdiantini, Subiyantoro, & Yosi Afandi. (2019). Peranan Fashion Dan Pakaian Sebagai Komunikasi Identitas Sosial. Epicheirisi: Jurnal Manajemen, Administrasi, Pemasaran Dan Kesekretariatan, 3(1), 9–15. https://doi.org/10.32486/epicheirisi.v3i1.460
Situmorang, E., Letsoin, B., Briyan, A., Suryani, L., Ekasari, A., & Kurniawati, K. (2021). Perilaku Pembelian Merek Fast Fashion Pada Generasi Milenial Di Indonesia. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen, 7(3), 778–786. https://doi.org/10.17358/jabm.7.3.778
UNECE. (2018). Fashion and the SDGs: what role for the UN? https://unece.org/fileadmin/DAM/RCM_Website/RFSD_2018_Side_event_sustainable_%0Afashion.pdf
Wren, B. (2022). ustainable Supply Chain Management in the Fast Fashion Industry: A Comparative Study of Current Efforts and Best Practices to Address the Climate Crisis. Cleaner Logistics and Supply Chain, 4. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2772390922000051?via%3Dihub

